Membuat Server Repository Sendiri

Sebenarnya ini tutorial yang sudah banyak dipost, tapi kali ini saya post dengan cara dan pengalaman saya sendiri.
Cara ini bukanlah cara resmi dan lazim untuk membuat Server Repository tapi jika kita gunakan jaringan kecil kan sayang bandwidth kalo misalnya semua koneksi ke internet trus download source yang sama, seperti untuk update. kemudian jika anda punya cd/dvd repository tapi bingung menggunakannya mari kita coba explore bersama-sama ^_^ .
Saya tidak tahu apakah cara ini bisa dipakai oleh semua linux atau tidak karena saya hanya mencoba pada linux Ubuntu ^_^
Pertama yang kita butuhkan adalah software-software penunjang seprti webserver (apache atau yang lainnya) kemudian dpkg-dev dan softwarenya tentunya yang bingung cara makenya :D




1. Installasi Web Server
hal yang pertama adalah kita siapkan web server bisa dengan apache yang bisa di download langsung dari Paket manager atau bisa dengan paket software LAMPP atau XAMPP for Linux seperti yang saya pakai. LAMPP dapat di download di http://www.apachefriends.org/en/xampp-linux.html .
Untuk anda yang menggunakan apache dari paket manajer silahkan cari konfigurasi sendiri ya. Bagi anda yang menggunakan LAMPP saya akan beritahu caranya yaitu pertama download dulu LAMPP dari link diatas yang paling gede yang ukurannya jangan yang develop ntar bingung lagi makenya. Kemudian install LAMPP dengan cara masuk terminal kemudian pindah direktori ke lokasi anda menyimpan file hasil download LAMPP tadi lalu install dengan perintah
sudo tar xvfz xampp-linux-1.7.4.tar.gz -C /opt
Ingat perintah case-sensitive di Linux besar kecil akan berpengaruh cukup signifikan atau tanpa sudo didepannya jika anda sudah masuk sebagai root.
jika sudah selesai proses sekarang jalankan webserver dengan perintah 
sudo /opt/lampp/lampp start
pastikan tidak terjadi error untuk mempermudah proses selanjutnya ^_^, untuk mengecek apakah sudah jalan atau belum buka browser anda kemudian ketik http://localhost jika ada tampilan XAMPP berarti sudah berhasil.
Untuk root direktori berada pada folder /opt/lampp/htdocs karena folder ini berada pada /opt maka hanya bisa di akses oleh root untuk mempermudah akses, kita bisa merubah root direktori dengan mengedit file /opt/lampp/etc/httpd.conf atau kita bisa memberi akses folder htdocs untuk user dengan perintah 
chmod 777 -R /opt/lampp/htdocs
untuk mempermudah saran saya pake cara yang chmod.
Sampai disini sepertinya sudah cukup untuk konfigurasi webserver ^_^

2. Copy file repository
Selesai mempersiapkan webserver, sekarang kita buat folder dengan nama "repo" tanpa tanda kutip pada htdocs atau pada root direktori anda. sebenarnya nama boleh bebas tapi untuk mempermudah saya gunakan contoh repo. kemudian kita buat folder lagi bernama repo1 dalam folder repo tadi. Lalu buka cd/dvd repository anda lalu copy semua folder-folder yang ada ke direktori repo1 tadi.
Jika sudah mengcopy repository, untuk jaga-jaga keamanan dan kelancaran, maka kita pastikan semua paket dapat diakses dengan chmod lagi, contoh 
chmod 777 -R /opt/lampp/htdocs/repo/repo1
itu contoh jika root direktori anda berada default di folder /opt/htdocs/ jika anda sudah merubah maka anda perlu chmod ke folder anda.

3. Dpkg-dev
Untuk membuat paket dalam bentuk gz file, maka pastikan anda sudah menginstall dpkg-dev untuk mengetahuinya anda perlu masuk ke terminal lalu ketik sudo dpkg-scanpackages.
jika sudah terintall maka akan keluar pilihan, tapi jika belum maka akan memberitahu kalau dpkg-dev belum terinstall. Untuk menginstallnya maka perlu koneksi internet lalu ketik perintah sudo apt-get install dkpg-dev dari terminal anda.
Jika sudah terinstall maka kita masuk terminal masuk ke folder repo yaitu di /opt/lampp/htdocs/repo. lalu kita buat paket dengan perintah
sudo dpkg-scanpackages repo1 /dev/null | gzip -9c > repo/Packages.gz
Jangan lupa setiap perintah biasanya case-sensitif di linux. ^_^ pastikan juga tidak terjadi error disini. jika berhasil maka anda akan mendapati file Pakcages.gz di folder htdocs/repo/repo1

4. Software Source
Jika sudah berhasil membuat file Packages.gz, maka langkah selanjutnya adalah menambah atau merubah software source. bisa didapatkan di Sistem administrasi lalu Software source atau pada software center lalu edit > software source. Pada tab Perangkat lunak lainnya atau other software tambah sumber baru yaitu dengan nama
deb http://localhost/repo repo1/
Lalu untuk mencegah terjadi error karena daftar software baru dari internet, maka kita bisa hapus semua centang kecuali yang baru kita buat barusan. Lalu klik close lalu reload. Maka daftar software anda merupakan daftar yang anda buat dari repository localhost yang ada di folder repo tadi.

Nah sekarang kita bisa install software local dari software source center Ubuntu atau dari paket semantik. tapi perlu diingat bahwa semantek atau Ubuntu software center hanya memiliki daftar untuk installasi maka mereka akan mencari ke localhost/repo/repo1/ jika anda menghapus folder tersebut maka akan terjadi error. maka saran saya jangan dihapus dulu kalo masih dipakai ^_^
semoga bermanfaat dan membantu.

Powered by Danz

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan Comment Tapi yang membangun ya (Jangan Spam) (^.^)

Trend Minggu Ini